Selasa, 22 Mei 2012

Membuat Lampu LED Disco

Berikut ini Gambar skema Membuat Lampu LED Disco beserta komponen dan cara pembuatannya

Rangkaian Lampu LED Disco. Dalam perayaan ulang tahun, perayaan 17 Agustusan atau di diskotik-diskotik, Anda tentunya pernah melihat lampu LED yang berkedip-kedip. Orang bilang itu “Lampu Disco”. Mungkin karena lampu LED ini bisa mengiringi hentakan orang-orang yang sedang menari di diskotik jadi diberi nama seperti itu. Kehadiran lampu disco memang bisa menambah suasana perayaan semakin semarak. Kalau Anda mau mengadakan perayaan ulang tahun atau kendurian, boleh coba tuh lampu disco.
Agan dan Sista, izinkan pada kesempatan kali ini kami ingin menyajikan Rangkaian Lampu LED Disco. Rangkaian  ini adalah Rangkaian LED disco sederhana. LED menyala / mati secara bergantian memberikan penampilan seolah-olah menari. Rangkaian ini berupa multivibrator astabil sederhana dengan menggunakan dua transistor NPN. Untuk lebih jelasnya, silakan Anda lihat dan pelajari lewat gambar skema di bawah ini.
Rangkaian Lampu LED Disco bekerja pada prinsip pengisian dan pemakaian kapasitor C1 dan C2. Arus positif dari arus baterai melalui set pertama LED D1-D3 ke kolektor T1 melalui resistor R1. Resistor R1 membatasi arus melalui LED untuk melindungi mereka. Arus melalui R1 mengisi  kapasitor C2. Kemudian dibuang  melalui dasar T2 dan resistor R4. Hal ini memberikan arus basis ke T2 dan bekerja. Hasil set kedua lampu LED  D4 – D6  sebagai arus mengalir melalui T1. Kapasitor C2 mengisi lagi dan siklus berulang. Hal yang sama juga terjadi di sisi lain. Hal ini memberikan alternatif LED berkedip.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar